Selasa, 23 Februari 2016

Pengertian Transportasi Zat dan Berkas Pembuluh (Transportasi pada Tumbuhan)

Sepanjang hidupnya tumbuhan memerlukan zat-zat dari lingkungan. Air dan mineral diserap oleh akar dari dalam tanah, sedangkan gas-gas seperti karbo dioksida dan oksigen diambil oleh stomata dari udara di  sekelilingnya. Air dan garam-garam mineral masuk ke akar melalui epidermis akar dan bulu akar secara difusi dan osmosis. Selain pengangkutan air dan gas dari lingkungan ke tubuh tumbuhan, di dalam tubuh tumbuhan juga terjadi pengangkutan air dan hasil fotosintesis lewat xilem dan floem.


Pengangkutan air dan hasil fotosintesis dalam tubuh tumbuhan melibatkan alat-alat berkas pembuluh, rambut akar dan epidermis akar dan melibatkan proses osmosis, transport pasif, transport aktif, dan difusi. Akar menyerap air dan garam-garam mineral dari tanah dan hasil fotosintesis diedarkan ke seluruh tubuh tumbuhan. Mari saya akan bahas satu persatu tentang transportasi zat dan berkas pembuluh.

1. TRANSPORTASI ZAT
Bagaimana air dan garam-garam mineral dapat masuk ke dalam sel tumbuhan? Air dan garam-garam mineral dapat masuk ke dalam sel tumbuhan karena adanya pengangkutan (transportasi zat). Transportasi zat dibedakan menjadi transpor pasif dan transpor aktif.

A. Transportasi Pasif
Transportasi pasif adalah pengangkutan zat yang terjadi secara spontan dan tidak menggunakan energi atau tenaga dari sel. Transportasi pasif berlangsung karena terjadi gerakan molekul zat dari konsentrasi tinggi menuju konsentrasi rendah. Transportasi pasif dibedakan menjadi difusi dan osmosis.
Osmosis adalah perpindahan air dari larutan berkonsentrasi rendah ke larutan berkonsentrasi tinggi melalui selaput semipermeabel. Contoh yang mudah adalah jika air dan larutan garam atau larutan gula diletakan berdekatan dengan dibatasi penyekat semipermeabel, maka air akan bergerak menuju larutan gula atau larutan garam sampai larutan gula atau larutan garam jenuh dengan air.

B. Transportasi Aktif
Transportasi aktif adalah transportasi zat yang melawan gradient konsentrasi. Jadi, zat bergerak dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi. Karena melawan gradien konsentrasi, transportasi aktif tidak dapat berlangsung secara spontan dan memerlukan energi dari sel. Molekul-molekul protein, gula, dan zat lain yang berukuran besar dimasukan ke dalam sel dengan melawan gradien konsentrasi.

2. BERKAS PEMBULUH (BERKAS VASKULER)
Sistem pengangkutan pada tumbuhan berupa berkas pembuluh. Berkas pembuluh inilah yang mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar sampai ke daun dan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Jaringan yang menyusun berkas pembuluh disebut jaringan pembuluh. Disebut demikian karena bentuknya berupa pembuluh. Jaringan pembuluh hanya terdapat pada tumbuhan paku dan tumbuhan biji. Jaringan pembuluh terdapat mulai dari akar, batang, ranting hingga daun. Jaringan pembuluh juga disebut jaringan pengangkut
Berkas pembuluh terdiri dari jaringan pembuluh kayu (xilem) dan jaringan pembuluh tapis (floem).

A. Xilem
Pada dasarnya xilem merupakan jaringan kompleks karena terdiri dari beberapa jenis sel yang berbeda, yang hidup maupun yang tidak hidup. Penyusun utamanya adalah trakeid dan trakea, serabut sklerenkim sebagai penguat, dan sel-sel parenkim yang hidup. Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan mineral dari akar ke atas menuju jaringan-jaringan lain.

B. Floem
Floem juga merupakan jaringan kompleks, terdiri dari beberapa unsur dengan tipe yang berbeda yaitu buluh tapisan, sel pengiring, parenkim, serabut, dan sklereida. Floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Arah pengangkutannya tidak hanya dari atas ke bawah tetapi juga dapat sebaliknya, sehingga proses pengangkutan lewat floem melibatkan proses transport aktif dan difusi.

C. Rambut Akar
Akar yang masih muda mempunyai rambut akar. Rambut akar merupakan tonjolan epidermis akar. Rambut akar memperluas bidang penyerapan. Rambut akar dan epidermis akar berfungsi menyerap air dan mineral dari dalam tanah. Selain itu rambut akar juga berfungsi sebagai tempat pertukaran udara.
Artikel IPA Biologi Lainnya:
- Sistem Pernapasan Pada Manusia
- Pengertian dan Fungsi Kelenjar Limfe Pada Tubuh
- Struktur dan Susunan Anatomi Akar Tumbuhan
- Jenis dan Fungsi Serta Pengertian Hubungan Antar Tulang
- Pengertian, Bagian dan Ezim Pada Pankreas
- Peranan Fungi Dalam Bidang Pertanian
- Pengertian, Jenis Serta Contoh Autotrof dan Heterotrof
- Pengertian dan Macam Gerak pada Tumbuhan
- Pengertian dan Penjelasan Pembelahan Mitosis dan Meiosis
- Pengertian dan Contoh Struktur Sel Prokariotik dan Eukariotik
Demikian pengertian transportasi zat dan berkas pembuluh serta masing-masing fungsinya. Dengan adanya transportasi pada tumbuhan maka kita bisa mengetahui cara tumbuhan menyerap makanan dari dalam tanah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat sekalian. Selamat belajar!

Pengertian Transportasi Zat dan Berkas Pembuluh (Transportasi pada Tumbuhan) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar