Rabu, 23 Maret 2016

Pembagian Dunia Organisme Menurut Robert H. Whittaker

Makhluk hidup tampak memiliki perbedaan bentuk, ukuran, struktur, warna, fungsi organ, dan habitatnya. Perbedaan di antara berbagai jenis makhluk hidup disebut keanekaragaman. Setiap makhluk hidup yang mampu berdiri sendiri di alam disebut individu. Sekelompok individu yang sejenis dan hidup di suatu tempat akan membentuk suatu populasi. Kemudian, kumpulan dari beberapa populasi yang hidup pada suatu habitat membentuk komunitas

Monera
Di dalam suatu populasi, makhluk hidup memiliki keanekaragaman. Perbedaan yang ada dalam spesies yang sama ini disebut variasi (misalnya pada manusia terdapat perbedaan warna kulit: hitam, kuning, sawo matang, putih; perbedaan bentuk hidung: mancung, sedang, pesek; rambut: keriting, lurus dan lain-lainnya)
Fungi
Berdasarkan perbedaan struktur tubuh, cara mendapatkan nutrisi, dan kemampuannya untuk berpindah tempat maka organisme dapat dikelompokan menjadi lima kelompok besar yang disebut Regnum atau Kingdom (kerajaan), dua kata yang memiliki arti yang sama: kerajaan. Dalam bahasa Indonesia nama kelompok itu sebut Dunia. Ada beberapa pembagian dunia organisme. Salah satunya adalah pembagian yang diusulkan oleh Robert H. Whitttaker pada tahun 1969, pembagian tersebut adalah sebagai berikut:
  • Monera (organisme bersel satu yang tidak memiliki selaput inti atau disebut prokariota) contoh: bakteri dan alga biru (Cyanophyta)
  • Protista (Organisme bersel satu dan memiliki selaput inti atau disebut eukariota) contohnya: protozoa, ganggang/alga hijau (Chlorophyta), alga keemasan (Chrysophuta), alga cokelat (Phaeophyta), dan alga merah (Rhodophyta)
  • Fungi (Jamur)
  • Plantae (Tumbuhan)
  • Animalia (Hewan)
Setiap makhluk hidup mempunyai ciri tertentu. Semakin banyak persamaan ciri-ciri di antara dua atau lebih makhluk hidup, semakin dekatlah hubungan kekerabatannya. Keanekaragaman makhluk hidup terjadi karena adanya keanekaragaman gen. Keanekaragaman gen ini terjadi karena dipengaruhi lingkungan dalam waktu yang lama. Adanya keanekaragaman gen menyebabkan terjadinya keanekaragaman spesies.
Protista
Lingkungan tempat hidup alami suatu makhluk hidup disebut habitat. Adalnya perbedaan habitat menyebabkan variasi makhluk hidup. Kondisi lingkungan yang berbeda ditempati makhluk hidup yang berbeda pula. Keanekaragaman makhluk hidup terjadi karena adanya evolusi dan adaptasi. Evolusi adalah proses perubahan makhluk hidup yang terjadi secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama. Adaptasi adalah penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungan. Makhluk hidup disebut berlaku adaptif bila dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan mampu mempertahankan dirinya.

Evolusi dan adaptasi merupakan penyebab keanekaragaman bentuk luar (morfologi), struktur tubuh (anatomi), fungsi (fisiologi), dan tingkah laku makhluk hidup. Makhluk hidup yang berbeda dalam satu spesies dinamakan varian atau kultivar. Makhluk hidup masa lalu tampak berbeda dari makhluk hidup pada masa sekarang. Jika dibandingkan karena mengalami perkembangan fungsi dan bentuknya. Secara umum, perbedaan ini dapat dikelompokan sebagai berikut:
  • Homologi. Homologi adalah organ tubuh yang memiliki asal yang sama tetapi mempunyai fungsi yang berbeda. Contohnya: saya kelelawar dan tangan manusia, sayap burung dan sirip ikan paus.
  • Analogi. Analogi adalah organ tubuh yang memiliki fungsi yang sama dan asalnya berbeda. Contohnya: sayap kupu-kupu dan sayap kelelawar, tangan manusia dan kaki depan belakang sembah.
Artikel IPA Biologi Lainnya:
- Pengertian Transportasi Zat dan Berkas Pembuluh
- Sistem Pernapasan Pada Manusia
- Pengertian dan Fungsi Kelenjar Limfe Pada Tubuh
- Struktur dan Susunan Anatomi Akar Tumbuhan
- Jenis dan Fungsi Serta Pengertian Hubungan Antar Tulang
- Pengertian, Bagian dan Ezim Pada Pankreas
- Peranan Fungi Dalam Bidang Pertanian
- Pengertian, Jenis Serta Contoh Autotrof dan Heterotrof
- Pengertian dan Macam Gerak pada Tumbuhan
- Pengertian dan Penjelasan Pembelahan Mitosis dan Meiosis
Demikian perbedaan struktur tubuh, cara mendapatkan nutrisi, dan kemampuannya untuk berpindah tempat suatu organisme serta perkembangan fungsi dan bentuknya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat sekalian. Selamat belajar!
(sumber: Persiapan Menghadapi Olimpiade Tingkat SMP/MTs, hal. 16-17 oleh: Sucipto Hariyanto, Bambang Irawan)

Pembagian Dunia Organisme Menurut Robert H. Whittaker Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rudy Siswanto

0 komentar:

Posting Komentar