Pengertian Sistem Hormon Beserta Fungsi dan Bagiannya

Pengertian Sistem Hormon Beserta Fungsi dan Bagiannya. Hormon adalah senyawa kimia organik yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Fungsi hormon dalam tubuh, yaitu:
  • Mengontrol pertumbuhan dan perkembangan tubuh
  • Mempertahankan homeostatis tubuh (keseimbangan keadaan tubuh dengan lingkungan sekitar)
  • Mengoordinasikan kegiatan antara sistem hormon dan sistem saraf.
Menurut Wikipedia, Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless) yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk memengaruhi organ-organ lain. Hormon bertindak sebagai "pembawa pesan" dan dibawa oleh aliran darah ke berbagai sel dalam tubuh, yang selanjutnya akan menerjemahkan "pesan" tersebut menjadi suatu tindakan. Sistem endokrin tidak memasukkan kelenjar eksokrin seperti kelenjar ludah, kelenjar keringat, dan kelenjar-kelenjar lain dalam saluran gastroinstestin. Berdasarkan sifat kerjanya, kelenjar endokrin dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
  • Kelenjar endokrin yang bekerja sepanjang hidup. Contoh: kelenjar yang menghasilkan hormon untuk proses  metabolisme.
  • Kelenjar endokrin yang bekerja pada saat tertentu. Contoh kelenjar gonad (pada saat proses reproduksi)
  • Kelenjar yang bekerja hanya pada saat tertentu. Contoh: kelenjar timus (pada saat pertumbuhan)
Berdasarkan letaknya, kelenjar endokrin terdiri atas tujuh bagian, yaitu kelenjar hipofisis (ptuitari), kelenjar gondok (tiroid), kelenjar anak gondok (paratiroid), kelenjar timus, kelenjar adrenal, kelenjar pankreas, dan kelenjar gonad. Fungsi dari hormon-hormon yang dihasilkan pada kelenjar endokrin beserta fungsinya dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Kelenjar Endokrin Hormon yang dihasilkan Fungsi
Hipofisis Adenotropi Memengaruhi kerja kelenjar anak ginjal
Titropin Memengaruhi kerja kelenjar gondok
Prolaktin Memengaruhi kerja kelenjar susu
Gonadotropin Memengaruhi kerja kelenjar kelamin
Somatotropin Merangsang perkembangan payudara ibu
Vasopresin Merangsang reabsorbsi air
Oksitosin Membantu proses kelahiran
Tiroid Tiroksin Memengaruhi proses metabolisme
Kalsiton Menjaga keseimbangan kalsium darah
Paratiroid Parathormon Mengatur keseimbangan kalsium darah
Adrenal Kortikoid Menyerap natrium dari darah, mengatur reabsorbsi air di ginjal
Androgen Menentukan sifat kelamin sekunder laki-laki
Adrenalin Memudahkan dan mengurangi aliran darah ke otot dan otak
Glukokortikoid Menaikan kadar glukosa darah
Pankreas Insulin Menurunkan kadar gula darah
Gonad laki-laki Testoteron Memengaruhi timbulnya sifat kelamin sekunder
Gonad Estrogen dan Progesteron Memengaruhi timbulnya sifat kelamin sekunder, menebalkan dinding rahin
Artikel IPA Biologi Lainnya:
- Mekanisme Penghantaran Impuls Saraf (Bagian, Fungsi, Mekanisme)
- Sistem Koordinasi dan Sistem Saraf (Kelompok, Bagian, serta Fungsi)
- Pembentukan Sel Kelamin dan Fertilisasi Perkembangan Embrio
- Pengertian Sistem Reproduksi (Organ Reproduksi Manusia)
- Pengertian dan Jenis Organ Sistem Ekskresi
- Proses Peredaran Darah Manusia Serta Sistem Peredaran Darah Getah Bening
- Pengertian Jantung dan Pembuluh Darah Dalam Sistem Peredaran Darah
- Pengertian Sistem Peredaran Darah (Plasma Darah, Sel Darah, Golongan Darah, Fungsi Darah)
- Jenis dan Kapasitas Volume Udara Pernapasan Serta Kelainannya
- Jenis-Jenis Pernapasan Pada Manusia Yang Perlu Sobat Ketahui!
Demikian ringkasan singkat sistem hormon pada tubuh manusia beserta penjelasan fungsi-fungsi dan bagian-bagiannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat sekalian. Selamat Belajar
(Referensi: Solusi Cerdas IPA, Sandy Hermawan, ST. & Renan Rahardian, S.Si. Hal.68-69)

1 Response to "Pengertian Sistem Hormon Beserta Fungsi dan Bagiannya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel