Selasa, 29 September 2015

Sistem Koordinasi dan Sistem Saraf (Kelompok, Bagian, serta Fungsi)

Sistem koordinasi berfungsi mengatur dan mengendalikan keserasian fungsi organ maupun sistem organ dalam tubuh. Sistem koordinasi terdiri atas sistem saraf dan sistem hormon (endokrin). Yang akan saya bahas kali ini adalah sistem saraf yang tersusun atas jutaan neuron (sel-sel saraf) yang berfungsi untuk menghantarkan  impuls ke otak sehingga terjadi tanggapan atau rangsangan. Satu sel neuron tersusun atas bagian-bagian berikut, yaitu:

  • Dendrit, serabut sel saraf yang bercabang pendek dan berfungsi menghantarkan impuls ke badan sel.
  • Badan sel, merupakan bagian terbesar dari sel saraf yang terdiri atas nukleus dan sitoplasma
  • Neurit (akson), merupakan serabut sel saraf yang panjang dan berfungsi untuk menghantarkan impuls dari badan sel ke sel saraf lainnya. Neurit dibungkus oleh lapisan lemak yang disebut selubung myelin (terdiri atas sekumpulan sel Schwann). Daerah neurit yang tidak terlindung oleh selubung myelin disebut nodus renvier.
bagian-bagian neuron
Berdasarkan fungsinya, neuron dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
  • Neuron Sensorik (aferen), yaitu neuron yang berperan sebagai penghantar impuls (rangsangan) dari reseptor (penerima) ke pusat syaraf (otak).
  • Neuron motorik (eferen), yaitu neuron yang berfungsi untuk menghantarkan impuls (tanggapan) dari pusat syaraf (otak) ke efektor (otot atau kelenjar).
  • Neuron konektor (interneuron), yaitu neuron yang menghubungkan antara neuron sensorik dengan neuron motorik. Neuron ini terdapat disumsum tulang belakang dan otak.
Sistem saraf dapat dikelompokan sebagai berikut:

A. SISTEM SARAF PUSAT
Sistem saraf pusat dibagi menjadi dua macam yaitu otak dan sumsum tulang belakang. Berikut ini pembahasan masing-masing agar lebih jelas.

1. Otak
Bagian-bagian pada otak, yaitu:
- Otak besar (serebrum), yaitu sebagai pusat saraf sadar yang terbagi atas empat bagian, yaitu:
  • Lobus oksipitalis (pusat penglihatan)
  • Lobus frontalis (pusat pengendali pikiran)
  • Lobus parientalis (pusat pengendali kerja kulit)
  • Lobus temporalis (pusat pendengaran dan bicara)
-Otak kecil (serebelum), terletak dibagian bawah belakang otak besar, berperan sebagai pusat keseimbangan dan penghalusan gerak otot.
- Otak tengah (mesensefalon), sebagai pusat pengaturan gerak mata.
- Sumsum lanjutan (medulla oblongata), menghubungkan otak kecil dengan sumsum tulang belakang dan sebagai pusat syaraf tak sadar.
bagian anatomi otak manusia

Otak dilapisi oleh selaput otak (meningitis) yang terbagi menjadi tiga lapis, yaitu:
  • Durameter (lapisan luar yang menempel pada tengkorak)
  • Arakhnoid (lapisan pelindung otak dari benturan)
  • Pia matter (lapisan paling dalam yang mengandung banyak pembuluh).
2. Sumsum Tulang Belakang (Medulla spinalis), fungsi utama dari sumsum tulang belakang yaitu:
  • Sebagai pusat gerak refleks
  • Penghubung sistem saraf tepi ke otak atau sebagai penghantar impuls saraf.
B. SISTEM SYARAF TEPI
Sistem saraf tepi berperan menghubungkan semua bagian tubuh dengan pusat syaraf. Sistem saraf tepi dibedakan menjadi dua, yaitu:
SARAF SIMPATIK SARAF PARASIMPATIK
Mempercepat denyut jantung Memperlambat denyut jantung
Memperlebar pembuluh darah Mempersempit pembuluh darah
Menghambat sekresi empedu Meningkatkan sekresi empedu
Membesarkan pupil Mengecilkan pupil
Meningkatkan sekresi hormon adrenalin Menurunkan sekresi hormon adrenalin
Menurunkan sekresi ludah Meningkatkan sekresi ludah
Memperlambat proses pencernaan Mempercepat proses pencernaan
  • Saraf Somatik, yaitu saraf yang bekerja menurut kesadaran (diatur oleh otak)
  • Saraf Otonom, yaitu saraf yang cara kerjanya tidak sadar. Saraf ini terbagi menjadi dua, yaitu: 
  1. Saraf simpatik, tersusun atas 25 pasang simpul saraf yang terdapat di sumsum tulang belakang
  2. Saraf parasimpatik, tersusun atas serabut preganglion dan fungsi kerjanya berlawanan dengan saraf simpatik.
Artikel IPA Biologi Lainnya:
- Pembentukan Sel Kelamin dan Fertilisasi Perkembangan Embrio
- Pengertian Sistem Reproduksi (Organ Reproduksi Manusia)
- Pengertian dan Jenis Organ Sistem Ekskresi
- Proses Peredaran Darah Manusia Serta Sistem Peredaran Darah Getah Bening
- Pengertian Jantung dan Pembuluh Darah Dalam Sistem Peredaran Darah
- Pengertian Sistem Peredaran Darah (Plasma Darah, Sel Darah, Golongan Darah, Fungsi Darah)
- Jenis dan Kapasitas Volume Udara Pernapasan Serta Kelainannya
- Jenis-Jenis Pernapasan Pada Manusia Yang Perlu Sobat Ketahui!
- Sistem Pernapasan Manusia (Pengertian, Jenis, dan Fungsi Alat Pernapasan)
- Sistem Pencernaan Manusia (Alat Pencernaan dan Gangguan Pencernaan)

Demikian ulasan singkat sistem koordinasi yang terdiri atas sistem saraf, beserta ringkasan yang dapat mempermudah sobat untuk menghafal sekaligus memahami pengertian, fungsi serta pembagiannya, semoga artikel ini dapat bermanfaat. Selamat belajar!

Sistem Koordinasi dan Sistem Saraf (Kelompok, Bagian, serta Fungsi) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar